Beranda Berita One Piece Chapter 907 – Singgasana Kosong (Bocoran Updated!)

One Piece Chapter 907 – Singgasana Kosong (Bocoran Updated!)

607

Manga One Piece chapter 907 akan segera terbit, dan kami sudah memiliki bocoran resmi Komik One Piece 907. Sebelum saya mulai dengan posting ini, saya ingin kalian semua tahu bahwa posting ini berisi spoiler resmi di One Piece chapter 907. Jika kamu tidak suka spoiler, saya sarankan kamu berhenti membaca artikel ini. Namun, jika spoiler / bocoran tidak mengganggumu, maka lanjutkan saja membaca artikel ini. Berikut adalah spoiler untuk Komik One Piece 907 mendatang:

UPDATE: KLIK untuk membaca One Piece 907 sub Indonesia

1. Spoiler One Piece bab 907

Full Summary Spoiler ch.907 by Yonkouprod
Judul: Kursi “Singgasana” Kosong
Chapter dimulai dengan Big Mom menelpon Kaidou tentang sesuatu yang dengan tegas dia tolak. Big Mom membuatnya terdengar seperti tawaran yang tidak bisa dia tolak karena Kaido “berhutang padanya.”
Apapun itu Kaido berhutang sesuatu yang sangat besar karena ketika BM mengungkitnya, dia mencoba untuk mengelak. “Itu sudah lama sekali!”
Tapi BM berkata “Tidak, itu adalah hutang seumur hidup.”
Kaido: “Akulah yang akan memiliki daging bocah Topi Jerami itu, Linlin… jika kau datang ke sini, aku akan membunuhmu.
BM: “Ini bukan diskusi. Saya yg akan mengambil kepalanya, dan hanya itu. Sebaliknya, yang saya inginkan adalah bekerja sama… seperti dulu”.
Angkatan Laut mendapatkan informasi bahwa Big Mom bergerak dan tentu saja itu membuat kepanikan.
Terutama ketika dikonfirmasi dia berhubungan dengan Kaidou. Mereka telah menyadap percakapan dan mendengar kerja sama yang mungkin terjadi.
Kizaru ingin pergi ke sana, tetapi Sakazuki mengatakan ada “kekuatan militer yang tidak diketahui kekuatannya” di Wano…. dan Kizaru mengatakan “Oh maksudmu Samurai?”
Sementara itu Garp sedang diceramahi oleh Momousagi karena dia tidak mendengar ancaman dari dua Yonkou yg mengejar cucunya dengan serius.
Wano adalah negara yang tidak berpartisipasi dalam Reverie jadi mereka tidak termasuk dalam yurisdiksi Angkatan Laut.
catatan: Hina memanggil Garp dengan sebutan “Garp-kun”.